Senin, 21 November 2011

GANGGUAN METABOLISME DAN ENDOKRIN




GANGGUAN METABOLISME

n Segolongan penyakit akibat gangguan metabolisme dan bersifat sistemik

n Penyakit ini ada 3 golongan:

1. Gangguan metabolisme karbohidrat

2. Gangguan metabolisme protein

3. Gangguan metabolisme lemak

n Dapat menimbulkan kelebihan atau kekurangan zat bersangkutan

GANGGUAN METABOLISME KARBOHIDRAT

Diabetes melitus (Hiperglykemia)

n Dasar penyakit adalah defisiensi insulin

n Gejala klinis penyakit :

q Hiperglikemia

q Glikosuria

q Dapat diikuti gangguan sekunder metabolisme protein dan lemak

q Dapat berakhir dengan kematian

n Insidensi terbanyak usia 50 – 60 thn

n Dapat juga dekade pertama atau pada yang sudah lanjut

n Penyakit ini diturunkan secara autosomal resesif

Etiologi:

n Sebab tepat belum diketahui

n berhubungan dgn kelainan hormonal

q Insulin

q Growth hormon

q Hormon steroid

n Keadaan diabetes timbul akibat ketidak seimbangan dalam interaksi pankreas, hipofisis dan adreanal

Pankreas

n Pankreas mempunyai pulau Langerhans : sel beta dan sel alpha

q Sel beta : hormon insulin

q Sel alpha : menghasilkan hormon glukgon

q Efek anti insulin → berfungsi sebagai faktor hiperglikemik dan glikogenolitik → meningkatkan kadar gula darah

Cara kerja insulin

Ada 2 teori cara kerja insulin

n Teori 1 = Teori Levine :

q Insulin mentransfer glukosa melalui membran sel otot serat lintang, tetapi tidak menggangu perpindahan glukosa melalui sel membran hati

n Teori 2

q Insulin diperlukan untuk fosforilasi glukosa dalam sel → glukosa 6 posfatase

q Untuk pengikatan ini dibutuhkan enzim hexokinase yang dihasilkan oleh sel hati

q Kelenjar hipofisis menghasilkan zat inhibitor hexokinase

q Insulin merupakan zat antagonis terhadap hexokinase

Kelenjar Hipofisis

q Growth hormon

q Hormon ACTH

q Efek menghambat enzim hexoki nase.

q Bila kelenjar hipofisis hiperaktif → menyebabkan terjadi diabetes

Kelenjar Adrenal

q Glukoneogenesis yaitu perubahan bentuk protein menjadi karbohidrat.

q Karena pengaruh hormon steroid yang dihasilkan oleh kortex adrenal

q Bila berlangsung terus menerus → menekan sel beta pankreas → menimbulkan difesiensi insulin permanen

q Aktivitas adrenal bergantung kepada kelenjar hipofisis anterior

KOMPLIKASI DIABETES MELITUS

n Merupakan gangguan biokimia.

n Cedera morfologik sebenarnya tidak dapat untuk menegakkan diagnosis

n Tidak selalu sebagai dasar dari pada gangguan metabolisme

n 20 % penderita meninggal tidak menunjukkan bukti-bukti kelainan anatomik

Pankreas

n Seperempat penderita : pankreasnya normal

n Pada umumnya kerusakan pada sel beta ringan → tidak mungkin menimbulkan gangguan produksi insulin

n Bila ada :

q Hialinisasi

q Fibrosis

q Vakoalisasi hidropik yang sebenarnya merupakan penimbunan glikogen

Pembuluh darah

n Bila gangguan metabolisme karbohidrat terlalu lama → hiperglikemik menahun, pada otot, hati dan jantung terjadi difisiensi.

n Lemak dimobilisasi sebagai sumber tenaga →lemak dalam darah bertambah.

n Lipaemia dan cholestrolimia → gangguan vaskular, dengan komplikasi aterioskelosis merata → skeloris pembuluh darah arteri coronaria, ginjal dan retina

Mata

n Skelosis arteri retina → retinitis diabetika.

n Berupa

q perdarahan kecil-kecil tidak teratur

q pelebaran pembuluh darah retina dan berkeluk-keluk

q kapiler-kapiler membentuk mikroaneurisma

Jantung

n Sklerosis arteri coronaria → infrak otot jantung

Ginjal

n Kelainan degeneratif pada alat vaskular glomeruler – tubular

n pyleonepritis akut maupun kronis

Kulit

n Penimbunan lipid dlm makropag-makropag pada dermis →xantoma diabetikum

Susunan syaraf

n Pada syaraf tepi dan kadang medula spinalis

n Perubahan degeneratif

q Demyelinisasi

q Fibrosis

q Mungkin berhubungan dengan skelosis pembuluh darah

Hati

n Perlemakan → hepatomegali dan infiltasi glikogen

n Disebabkan karena defisiensi karbohidrat → sumber tenaga dari lemak → imobilisasi lemak berlebihan → defisiensi lipotropik → lemak tidak dapat diangkut dari sel → penimbunan lemak berlebihan

Klinis

n Polyphagia : tubuh tidak dapat memetabolisme karbohidrat yg dimakan →penderita banyak makan

n Polidipsia : glycosuria (diuresis osmotik) → kompensasi: penderita banyak minum

n Polyuria : glycosuria (diuresis osmotik) → penderita banyak kencing

Hipoglykemia

Patologis : Sering ditemukan pada 3 keadaan:

  1. Akibat pemakaian insulin berlebihan pada diabetes
  2. Pada pengobatan psykosis dengan shock hipoglikemik
  3. Akibat pembentukan insulin berlebihan pada tumor pankreas yg dibentuk oleh sel beta

GANGGUAN METABOLISME PROTEIN.

n Penyakit akibat kelebihan protein (-)

n Defisiensi protein

q Terjadi pada pemasukan protein kurang → kekurangan kalori, asam amino, mineral, dan faktor lipotropik

q Akibatnya :

n Pertumbuhan tubuh

n Pemeliharaan jaringan tubuh

n Pembentukkan zat anti dan serum protein akan terganggu.

q Penderita mudah terserang penyakit infeksi, perjalanan infeksi berat, luka sukar sembuh dan mudah terserang penyakit hati akibat kekurangan faktor lipotropik

MACAM-MACAM PENYAKIT DEFISIENSI PROTEIN.

Hipoproteinemia

n Sebab :

q Exkresi protein darah berlebihan melalui air kemih

q Pembentukan albumin terganggu spt pada penyakit hati

q Absorpsi albumin berkurang akibat kelaparan atau penyakit usus, juga pada penyakit ginjal

Hipo dan Agammaglubulinemia

Ada 3 jenis :

  1. Hipoagammaglobulinemia kongenital

n Penyakit herediter, terutama anak laki-laki antara 9 – 12 thn

n Mudah terserang infeksi. Kematian sering terjadi akibat infeksi

n Plasma darah tidak mengandung gamma protein

n Dapat terjadi penyakit hipersensitivas (ex: penyakit artritis) krn tubuh tidak dapat membentuk Ig

2. Hipo/ (a) gammaglobulinemia didapat

q Pada pria dan wanita pada semua usia

q Penderita mudah terkena infeksi

q Terjadi hiperplasi konpensatorik sel retikulum → mengakibatkan limfadenopathi dan splenomegali

3. Hipoagammaglobulinemia sementara

q Hanya ditemukan pada bayi

q Merupakan peralihan pada waktu gamma globulin yang didapat dari ibu habis dan anak harus membentuk gamma globulin sendiri

Pirai atau Gout

n Akibat gangguan metabolisme asam urat → asam urat serum meninggi → pengendapan urat pada berbagai jaringan

n Asam urat merupakan hasil akhir dari pada metabolisme purin.

n Secara klinis :

q Arthritis akut yg sering kambuh secara menahun

q Pada jaringan ditemukan tonjolan-tonjolan disebut “tophus”

n Di sekitar sendi

n Bursa

n Tulang rawan

n Telinga

n Ginjal

n Katup jantung

GANGGUAN METABOLISME LEMAK

Kelebihan lemak (Obesitas)

n Terjadi kalori didapat > kalori yg dimetabolisme (hipometabolisme)

n Terjadi pada hipopituitarisme dan hipotiroidisme.

n Kalori yg dibutuhkan menurun → berat badan naik, meskipun diberi makan tidak berlebihan

n Lemak ditimbun pada:

q Jaringan subkutis

q Jaringan retroperitoneum

q Peritoneum

q Omentum

q Pericardium

q Pankreas

n Obesitas → memperberat hipertensi, diabetes, penyakit jantung

Hiperlipemia

n Jumlah lipid darah total dan kholesterol meningkat

n Terdapat pada :

q Diabetes melitus tidak diobati

q Hipotiroidisme

q Nefrosis lupoid

q Penyakit hati

q Sirhrosis biliaris

q Xantomatosa

q Hiperlipidemi

q Hiperkholesterolemi

n Penimbunan lemak terjadi di dinding pembuluh darah → arteriosklerosis

Defisiensi lemak

n Terjadi pada

q Kelaparan (starvation)

q Gangguan penyerapan (malabsorption) : penyakit celiac, sprue, penyakit Whipple.

n Tubuh terpaksa mengambil kalori dari simpanannya krn intake kurang

n Yang mula-mula dimobilisasi : karbohidrat dan lemak, dan hanya pada keadaan gizi buruk akhirnya protein diambil dari jaringan

n Pada penyakit Whipple selain difisiensi lemak, juga difisensi protein, karbohidrat dan vitamin.

SUSUNAN ENDOKRIN

n Sistem endokrin : kelenjar yang tidak mempunyai saluran keluar (duktus eksretorius)

n Produknya

q Disebut hormon

q langsung masuk aliran darah → mempengaruhi pertum- buhan, metabolisme, reproduksi dll.

Sistem endokrin:

  1. Kelenjar Hipofisis 5. Kelenjar adrenal
  2. Kelenjar Thyroid 6. Kelenjar Langerhans pankreas
  3. Kelenjar Para thyroid 7. Gonad: Ovarium dan testis
  4. Kelenjar thymus 8. Placenta

HIPOFISIS

n Menghasilkan hormon yang tidak langsung mempengaruhi sel tubuh, tapi mempengaruhi kelenjar endokrin lain

n Target organ

q Thyroid

q Adrenal → menghasilkan hormon → mempengaruhi sel tubuh

q Gonad

n Kelenjar hipofisis terdiri dari 2 lobus yaitu lobus anterior dan posterior.

q Lobus anterior

n Growth hormon

n Thyrotropin (TSH)

n Folikel stimulating hormon (FSH) dan Luteinizing hormon

n Prolaktin hormon

q Lobus posterior

n Anti diuretik (ADH)

THYROID

n Embriologi:

q Dari invaginasi tuber (endoderm) dari dasar lidah (foramen caecum) → tumbuh ke bawah, di muka trachea dan tulang rawan thyroid

n Fisiologi:

q Mempertahankan derajat metabolisme lebih tinggi

q Merupakan alat tubuh yg sensitif dan dapat bereksi terhadap berbagai rangsangan

n Pada masa pubertas, kehamilan, dan stres atau pada waktu haid kelenjar membesar dan berfungsi lebih aktif

n Kelainan yg terjadi :

q Hiperplasi epitel

q Resorpsi koloid

q sel-sel folikel menjadi lebih tinggi kadang membentuk tonjolan-tonjolan ke dalam lumen.

q Apabila stres dan rangsangan lain hilang → involusi, kelenjar mengecil

n Fungsi thyroid dipengaruhi oleh hipofisis melalui TSH.

q Apabila TSH negatif (ex: pada hipopituitarisme) → thyroid atropi

q Apabila TSH meningkat → hormon thyroid juga meningkat → menekan hungsi hipofisis, dan sebaliknya

q Apabila thyroid menurun → merangsang hipofisis mengeluarkan TSH lebih banyak.

q Menyebabkan hiperplasi dan pembesaran kelenjar thyroid seperti pada penderita kekurangan jodium pada penyakit gondok.

BIOSINTESIS PRODUKSI H.THYROID.



KETERANGAN GAMBAR DI ATAS

n Jodium dari makanan dan minuman diabsorpsi dari sal percernaan sebagai jodida

n Thyroid mempunyai kemampuan utk menarik jodida kemudian dikonsentrasi

n Trapingkan yaitu mempertahankan jodida gradient melalui dinding sel antara plasma dan thyroid

n Gradient dapat meningkat secara langsung melalui TSH atau tdk langsung melalui simpanan thyroid yg rendah

n Jodium dengan cepat terikat dengan tyrosin membentuk MIT, DIT

n DIT + DIT→ Thyrosin (T4) atau MIT +DIT → T3 dan disimpan dalam folikel kelenjar thyroid sebagai Thyroglobulin

Jumat, 08 April 2011

Sejarah Mikroprosesor

Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer.
Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor. Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel.
Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit).


Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. Microprocessor 4004.Processor di awali pada tahun 1971 dimana intel mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai pada mesin penghitung buscom. Ini adalah penemuan yang memulai memasukan system cerdas kedalam mesin. Mikroprosesor 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data 4 bit, dan dapat mengeksekusi 60 ribu operasi per detik. Mikroprosesor 4004 ini adalah salah satu dari seri IC untuk komponen kalkulator tersebut: 4001: memori ROM 2.048 bit; 4002: memori RAM


Pada tahun 1972 intel mengeluarkan microprocessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali lipat dari MP sebelumnya. MP ini adalah Mikroprosesor 8 bit pertama. Mp ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.

Spoiler for 3. Microprocessor 8080:


Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan Mikroprosesor terbaru dengan seri 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. Pada seri ini intel melakukan perubahan dari Mikroprosesor multivoltage menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS. Mikroprosesor ini adalah otak pertama bagi komputer yang bernama altair. Pada saat ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X mp sebelumnya. Tahun ini juga muncul Mp dari produsen lain seperti MC6800 dari Motorola -1974, Z80 dari Zilog -1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor2 lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. 1975: Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.

Spoiler for 4. Microprocessor 8086:


Pada tahun 1978 Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086. Processor 8086 adalah cpu pertama 16 bit. Tetapi pada saat ini masih banyak di gunakan mainboard sandard 8 bit, karena motherboard 16bit merupakan hal yang mahal.
Pada tahun 1979 intel merancang ulang processor ini sehingga compatible dengan mainboard 8 bit yang di beri nama 8088 tetapi secara logika bisa di namakan 8086sx. Perusahan komputer IBM menggunakan processor 8086sx ini untuk komputernya karena lebih murah dari harga 8086, dan juga bisa menggunakan mainboard bekas dari processor 8080. Teknologi yang di gunakan pada processor ini juga berbeda dari seri 8080, dimana pada seri 8086 dan 8086sx intel menggunakan teknologi HMOS.
Mikroprosessor 8086 mempunyai bus data 16 bit, sehingga dapat menulis atau membaca data ke/dari memori atau port input/output sebesar 16 bit atau 8 bit setiap saat, mikroprosessor ini mempunyai bus alamat 20 bit, sehingga dapat mengalamati sebanyak 220 = 1,048,57626 lokasi memori. Pada tahun 1980 Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
Dan pada 1981 IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.”

Spoiler for 5. Microprocessor 80826:


Pada tahun 1982 Intel mengenalkan Mikroprosesor 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. Pada mikroprosesor 80286 mempunyai 134.000 transistor
Mikroprosesor ini juga merupakan prosessor 16 bit.Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relatif besar dibanding chip-chip generasi pertama.Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimasi penanganan perintah.Mikroprosesor 286 ini menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6 MHz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 pada 4.77 MHz. Pada tahun 1984 belakangan diperkenalkan Mikroprosesor dengan kecepatan clock 8,10,dan 12 MHz yang digunakan pada IBM PC-AT. Dan yang telah menjalankan MS-DOS,kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.

Spoiler for 6. Microprocessor 80836:


1985: Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. 1986: Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386. 1987: VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.

Spoiler for 7. Microprocessor 80846:


Pada tahun 1989 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.

Spoiler for 8. Intel Pentium Processor:


ada tahun 1993 Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

Spoiler for 9. Processor Intel Pentium Pro:


Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam

Spoiler for 10. Processor Intel Pentium II:


Pada tahun 1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

Spoiler for 11. Intel Pentium II Xeon Processor:


Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

Spoiler for 12. Intel Celeron Processor:


Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

Spoiler for 13. Intel Pentium III Processor:


Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

Spoiler for 14. Intel Pentium 4 Processor:


Pada tahun 2000 Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

Spoiler for 15. Intel Pentium 4 Xeon Prosesor:


Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

Spoiler for 16. Intel Prosessor Dual Core:


2005: Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya. Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

Spoiler for 17. Intel prosesor Core 2 Duo:


2006: Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli.

Spoiler for 18. Intel Prosesor Core 2 Quad:


2007: Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari.
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ). Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power

Spoiler for 19. Intel Pentium Core i3:


Intel ® Core ™ i3 prosesor menyediakan dasar untuk sebuah PC yang terjangkau. Ini prosesor dual-core dengan 4-arah kemampuan multitasking memiliki built-in ruang kepala kinerja untuk upgrade perangkat lunak, menyediakan kembali yang baik atas investasi.


Intel ® Core ™ i5 prosesor memberikan tingkat berikutnya produktivitas. Dengan Intel ® Turbo Boost Technology 2.0 ◊, ini prosesor quad-core dengan 4-arah kemampuan multitasking memberikan kecepatan ekstra kapanpun Anda membutuhkannya serta fitur keamanan untuk membantu melindungi informasi dan data.


Intel ® Core ™ i7 memberikan kinerja terbaik di kelasnya untuk aplikasi yang paling menuntut. Prosesor quad-core fitur 8-way kemampuan multitasking dan cache L3 tambahan. Dengan kinerja adaptif dan built-in kemampuan visual ini prosesor generasi ke-2 membawa intelijen lebih ke PC Anda.

2 generasi Intel ® Core ™ i7 fitur prosesor Intel ® Turbo Boost Technology 2.0 dan Intel ® Hyper-Threading Technology , memungkinkan aplikasi keamanan dan protokol yang diperlukan untuk menjalankan efisien di latar belakang tanpa mengorbankan produktivitas.

Hari ini lagi kebutuhan komunikasi visual yang canggih akan bertemu dengan Intel ® HD 2000 Graphics Technology, diintegrasikan ke dalam 2 generasi prosesor Intel Core. Ini menghilangkan kebutuhan untuk kartu grafis diskrit, mengurangi konsumsi daya dan biaya sistem.